Wimbledon, Strobery dan Pimms – Khas Musim Panas di Inggris

Musim panas di dalam kebudayaan Inggris selalu diawali dengan Wimbledon. Walau sebenarnya pada saat Wimbledon selama saya hidup disini tak pernah satu tahun pun luput dari hujan.

Namun demikian, semangat orang Inggris lumayan besar akan Wimbledon. Untuk beli tiket utama systemnya ballot dari Agustus tahun sebelumnya, satu alamat rumah hanya dapat membeli tiket  dengan jumlah terbatas. Dan dapetnya untung2an hari apa, court berapa dsb. Tentunya bisa juga beli tiket pada hari yang ingin dikunjungi tapi ngantrinya bisa ditebak sangat panjang. Tiket yang paling banyak tersedia adalah tiket masuk area diluar court, liatnya di layar – layar besar sembari piknik. Ini penjelasan lebih detailnya lagi soal tiket Wimbledon.

Kalau memang gak dapet tiket untuk nonton, di ruangan-ruangan terbuka seperti taman atau alun-alun di berbagai kota, terutama London, banyak pula disediakan layar-layar besar agar orang-orang bisa nonton bareng. Biasanya tempat-tempat ini pun penuh saat makan siang atau weekend.

image

Nah saat Wimbledon ini yang paling khas untuk disajikan adalah Strawberry and Cream, dan minuman alkoholik Pimms, yang sekarang pun menjadi khas musim panas di Inggris.

Stroberi dan Krim ini pada dasarnya seperti yang digambarkan, jika stroberinya kurang manis terkadang ditambahkan dengan gula. Krimnya cair, tidak manis, sedikit lebih kental dari susu biasa, tidak sekental susu manis atau fla buat puding.

Ini lah bentuknya

image

Sedangkan minuman keras Pimms, yang saya baru sadar belakangan ini adalah hanya tersedia di Inggris atau mungkin lebih tersedia di Inggris. Saya tidak menemukannya di Amerika dan Eropa lainnya.

Bisa dibilang rasanya itu seperti kombinasi pahit, manis dan alkohol. Seperti layaknya minuman keras lainnya, an acquired taste kalau kata orang sini, saya kurang tahu bagaimana cara menggambarkan ini dalam bahasa Indonesia. Mungkin seperti makan duren atau pete, kesukaan akan rasanya hanya bisa didapat jika beberapa kali dimakan dalam hal ini diminum, walau pun begitu masih banyak orang yang tidak suka. Seperti Guinness misalnya atau Whisky, saya walau berkali-kali coba tetap tidak suka. Tapi seperti olive mungkin baru kesekian kali saya rasa baru saya menyukainya.

Cara menyajikan Pimms adalah dicampur dengan lemonade atau sprite, terus ditambahkan buah-buah semacam Spanyol punya Sangria. Sebenarnya seperti layaknya koktail lainnya resep beda-beda  tapi yang pasti mengandung stroberi, jeruk, lemon dan ketimun. Untuk resep disini.

Seperti inilah bentuknya.

image

Mana dari yang ini kalian pernah rasakan Wimbledon, Strawberry and Cream atau Pimms? Suka kah dengan hal – hal ini? Adakah kekhasan yang menandakan mulainya musim panas didaerah yang kalian tinggali?