Kebunku – Cerita – Cerita kehidupan di Inggris

This is going to be the start of a series of blog of Life in the UK in Indonesian language – Bahasa Indonesia. If any of you are interested in the English version after seeing the photos let me know.

Konsep ini sebenarnya telah bergumul di otak saya sudah lama, tapi tidak pernah merasa yakin. Tapi kali ini saya akan mengikuti petuah yang bilang: ‘YOLO’ , loh? Bukan, petuah yang berkata ‘Sesuatu tidak akan pernah terjadi jika hanya ada di pikiran saja.’

Masalah-masalah utama yang selama ini saya pikirkan adalah ‘Bagaimana cara saya memulai? Cerita apa yang menarik? Bagaimana bisa konsisten ‘ Saya putuskan pagi ini kalau konsep cerita saya akan campuran tumblr –  potongan2 kecil foto atau buah pikiran sekejap, dengan cerita panjang kalau ada niat.

Jadi untuk mengawali saya akan cerita dengan foto2 apa yang sedang terjadi di kebun belakang saya. Karena saya sedang menikmati hasil musim dan cuaca yang baik. image Pertama stroberi yang sedang berbuah. Tidak sabar untuk mereka menjadi merah sepenuhnya. image Kapri atau disini di panggilnya Mangetout di Amerika panggilnya Snap Peas. Yang cantik sekali tumbuhnya seperti lonceng mengantikan bunganya. image image Zukini  atau kalau di Inggris namanya Courgette, dalam rumah kaca. image Di Inggris banyak orang suka bertanam, disini banyak yang namanya Garden Centres yang jualnya berbagai hal untuk berkebun, dari bibit, tanaman sedang berkembang, compos dan peralatan berkebun. Toko-toko bangunan pun menjual hal-hal serupa, jadi kalau di Indonesia (tepatnya Jakarya) ACE hardware di sini B&Q dan kawan kawan. Waktu beli bibit, di kemasan pun disertai cara menanam, sebaiknya keaadaan tanah dan tingkat cahaya matahari seperti apa dsb. Sehingga mudah untuk menanamnya. image Waktu besar di Jakarta walau ibuku suka menanam tumbuh2-an saya tak begitu mengetahui apa2 soal tumbuh2an. Sekarang rasanya menyenangkan jika makan hasil tanam sendiri. Semua lebih segar dan manis rasanya.

Apakah kalian suka bertanam? Sudah makan hasil tanam sendiri?